Jumat, 06 November 2015

tugas tik

geraldio tosca x4 15

alasan berwirausaha

Berikut ini adalah 5 alasan kenapa orang perlu memilih jalan wirausaha:
Alasan Keuangan

  1. Mencari nafkah.
  2. Menjadi kaya.
  3. Mencari pendapatan tambahan.
  4. Menyiapkan untuk pendidikan anak.
  5. Jaminan stabilitas keuangan.

Alasan Kebebasan Waktu
  1. Dapat melakukan lebih banyak hal-hal yang disenangi / hobi.
  2. Menikmati rekreasi / jalan-jalan ke berbagai macam tempat indah.
  3. Memiliki waktu yang cukup dan berkualitas untuk keluarga.

Alasan Sosial & Penghargaan
  1. Memperoleh gengsi/status.
  2. Untuk dapat dikenal, dihargai dan dihormati.
  3. Untuk menjadi panutan.
  4. Agar dapat bertemu dengan orang banyak.

Alasan Amal Membantu Orang Lain
  1. Memberi pekerjaan kepada masyarakat.
  2. Membantu anak yatim.
  3. Membahagiakan orang tua.
  4. Demi masa depan keluarga.

Alasan Aktualisasi Diri
  1. Menjadi atasan / mandiri.
  2. Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.
  3. Untuk menghindari ketergantungan pada orang lain.
  4. Untuk menjadi produktif dan untuk menggunakan kemampuan pribadi.
yang berkarakter smart dan profesional,hampir dipastikan bakal menuai kesuksesan. Sedangkan sekali saja kita terjerumus pada praktik bisnis hitam-apalagi kalau dilakukan berkali-ka

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Ada 10 alasan, sebaiknya kita mulai mencoba menjadi pengusaha mandiri. Pertama, dengan menjadi pengusaha mandiri, kita akan bebas menentukan nasib sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses, ya perlu bekerja ekstra keras. Kalau memilih lebih santai, juga bisa. Tergantung selera saja. Kedua, tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuahperusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun. Ketiga, ide yang menumpuk di kepala bisa langsung diimplementasikan menjadi bisnis yang mungkin amat potensial. Ini, sulit dilakukan para eksekutif. Walaupun kita bekerja di sebuah korporasi yang amat besar,kita hanyalah "sebuah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa." Keempat, persoalan modal. Ini memang kerap menjadi ganjalan bagi seseorang untuk menjadi pengusaha muda. Padahal, untuk memulai tak selamanya membutuhkan modal berupa uang dalam jumlah besar. Ingat modal utama pengusaha muda adalah integritas, konsep bisnis, atau ide cemerlang, ditambah jaringan perkawanan yang luas, yakinlah itu saja sudah cukup. Dari sini, biasanya dukungan akan mengalir. Ingat jangan cepat-cepat pinjam uang jika itu tidak sangat benar-benar dibutuhkan. Kelima, yang harus dipahami, perlu 'mental pengusaha', yaitu ketekunan ekstra untuk menjadi pengusaha muda. Karena di awal usaha, biasanya pasti muncul kendala-apa pun bentuknya. Jalani saja! Yakinlah, semua persoalan akan tereliminasi dengan semakin berpengalamannya kita menekuni bisnis tersebut. Kalau ada pepatah yang mengatakan 'tua-tua keladi, makin tua makin menjadi', maka bagi kita, yang pas adalah 'makin tua makin menghasilkan.' Keenam, bagaimana kalau gagal? Itu memang resiko setiap usaha. Jika kita berpikir gagal, kita pasti akan gagal! Jika kita berpikir Sukses, kita pasti sukses! Potensi kegagalan bisa diminimalisasi, jika kita cermat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, sebelum memulai usaha. Yang perlu diingat, rata-rata sebuah usaha mandiri baru bisa dilihat hasil konkret setelah lima tahun. Walau, ada juga yang lebih cepat atau lebih lama dari kalkulasi itu. Biasanya, setelah lima tahun usaha kita akan mulai stabil. Dalam situasi itu, kita tinggal mengatur akselerasinya - kapan harus direm, atau kapan musti dipercepat. Ingat, hasil usaha haruslah wajar, selebihnya jika serakah akan menjadi 'gambling'. Ini yang sering kali menghancurkan kita. Ketujuh, sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS. Kedelapan, sebagai pengusaha muda yang mandiri, kita akan selalu menjadi 'kepala' di perusahaan. Walau sekecil apa pun bisnis kita. Ini, tentu lebih nikmat ketimbang menjadi 'ekor' -- seberapa pun besarnya -- diperusahaan milik orang lain. Kesembilan, dengan memiliki sendiri sebuah usaha, kita tak akan pernah menjadi pensiunan. Kecuali, kalau memang kita ingin menyerahkan semua kepemilikan dan pengelolaan usaha yang kita rintis kepada orang lain. Kesepuluh, kita bisa menikmati kebebasan finansial. Meski tak mesti harus menjadi konglomet. Ingat, jangan ingin cepat kaya, karena pasti akan terjungkal. Dan memang, sebaiknya kita jangan mengelola usaha dengan terburu-buru. Pertahankan 'life style kita'. Hiduplah sederhana,dengan kebebasan finansial, pasti terasa lebih nyaman.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Ada 10 alasan, sebaiknya kita mulai mencoba menjadi pengusaha mandiri. Pertama, dengan menjadi pengusaha mandiri, kita akan bebas menentukan nasib sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses, ya perlu bekerja ekstra keras. Kalau memilih lebih santai, juga bisa. Tergantung selera saja. Kedua, tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuahperusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun. Ketiga, ide yang menumpuk di kepala bisa langsung diimplementasikan menjadi bisnis yang mungkin amat potensial. Ini, sulit dilakukan para eksekutif. Walaupun kita bekerja di sebuah korporasi yang amat besar,kita hanyalah "sebuah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa." Keempat, persoalan modal. Ini memang kerap menjadi ganjalan bagi seseorang untuk menjadi pengusaha muda. Padahal, untuk memulai tak selamanya membutuhkan modal berupa uang dalam jumlah besar. Ingat modal utama pengusaha muda adalah integritas, konsep bisnis, atau ide cemerlang, ditambah jaringan perkawanan yang luas, yakinlah itu saja sudah cukup. Dari sini, biasanya dukungan akan mengalir. Ingat jangan cepat-cepat pinjam uang jika itu tidak sangat benar-benar dibutuhkan. Kelima, yang harus dipahami, perlu 'mental pengusaha', yaitu ketekunan ekstra untuk menjadi pengusaha muda. Karena di awal usaha, biasanya pasti muncul kendala-apa pun bentuknya. Jalani saja! Yakinlah, semua persoalan akan tereliminasi dengan semakin berpengalamannya kita menekuni bisnis tersebut. Kalau ada pepatah yang mengatakan 'tua-tua keladi, makin tua makin menjadi', maka bagi kita, yang pas adalah 'makin tua makin menghasilkan.' Keenam, bagaimana kalau gagal? Itu memang resiko setiap usaha. Jika kita berpikir gagal, kita pasti akan gagal! Jika kita berpikir Sukses, kita pasti sukses! Potensi kegagalan bisa diminimalisasi, jika kita cermat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, sebelum memulai usaha. Yang perlu diingat, rata-rata sebuah usaha mandiri baru bisa dilihat hasil konkret setelah lima tahun. Walau, ada juga yang lebih cepat atau lebih lama dari kalkulasi itu. Biasanya, setelah lima tahun usaha kita akan mulai stabil. Dalam situasi itu, kita tinggal mengatur akselerasinya - kapan harus direm, atau kapan musti dipercepat. Ingat, hasil usaha haruslah wajar, selebihnya jika serakah akan menjadi 'gambling'. Ini yang sering kali menghancurkan kita. Ketujuh, sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS. Kedelapan, sebagai pengusaha muda yang mandiri, kita akan selalu menjadi 'kepala' di perusahaan. Walau sekecil apa pun bisnis kita. Ini, tentu lebih nikmat ketimbang menjadi 'ekor' -- seberapa pun besarnya -- diperusahaan milik orang lain. Kesembilan, dengan memiliki sendiri sebuah usaha, kita tak akan pernah menjadi pensiunan. Kecuali, kalau memang kita ingin menyerahkan semua kepemilikan dan pengelolaan usaha yang kita rintis kepada orang lain. Kesepuluh, kita bisa menikmati kebebasan finansial. Meski tak mesti harus menjadi konglomet. Ingat, jangan ingin cepat kaya, karena pasti akan terjungkal. Dan memang, sebaiknya kita jangan mengelola usaha dengan terburu-buru. Pertahankan 'life style kita'. Hiduplah sederhana,dengan kebebasan finansial, pasti terasa lebih nyaman.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Ada 10 alasan, sebaiknya kita mulai mencoba menjadi pengusaha mandiri. Pertama, dengan menjadi pengusaha mandiri, kita akan bebas menentukan nasib sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses, ya perlu bekerja ekstra keras. Kalau memilih lebih santai, juga bisa. Tergantung selera saja. Kedua, tak terikat jam kerja. Barangkali, sebagai eksekutif sebuahperusahaan besar yang berkantor di pusat bisnis Jakarta, kita kerap jenuh dengan rutinitas kerja yang bersiklus nine to five. Apalagi, itu harus dilakukan dengan kemacetan Jakarta yang amat menjengkelkan. Dengan usaha mandiri, kita bisa mengatur sesuka hati jam kerja. kita juga bisa mengambil cuti kapan pun. Ketiga, ide yang menumpuk di kepala bisa langsung diimplementasikan menjadi bisnis yang mungkin amat potensial. Ini, sulit dilakukan para eksekutif. Walaupun kita bekerja di sebuah korporasi yang amat besar,kita hanyalah "sebuah sekrup kecil dari sebuah mesin raksasa." Keempat, persoalan modal. Ini memang kerap menjadi ganjalan bagi seseorang untuk menjadi pengusaha muda. Padahal, untuk memulai tak selamanya membutuhkan modal berupa uang dalam jumlah besar. Ingat modal utama pengusaha muda adalah integritas, konsep bisnis, atau ide cemerlang, ditambah jaringan perkawanan yang luas, yakinlah itu saja sudah cukup. Dari sini, biasanya dukungan akan mengalir. Ingat jangan cepat-cepat pinjam uang jika itu tidak sangat benar-benar dibutuhkan. Kelima, yang harus dipahami, perlu 'mental pengusaha', yaitu ketekunan ekstra untuk menjadi pengusaha muda. Karena di awal usaha, biasanya pasti muncul kendala-apa pun bentuknya. Jalani saja! Yakinlah, semua persoalan akan tereliminasi dengan semakin berpengalamannya kita menekuni bisnis tersebut. Kalau ada pepatah yang mengatakan 'tua-tua keladi, makin tua makin menjadi', maka bagi kita, yang pas adalah 'makin tua makin menghasilkan.' Keenam, bagaimana kalau gagal? Itu memang resiko setiap usaha. Jika kita berpikir gagal, kita pasti akan gagal! Jika kita berpikir Sukses, kita pasti sukses! Potensi kegagalan bisa diminimalisasi, jika kita cermat dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, sebelum memulai usaha. Yang perlu diingat, rata-rata sebuah usaha mandiri baru bisa dilihat hasil konkret setelah lima tahun. Walau, ada juga yang lebih cepat atau lebih lama dari kalkulasi itu. Biasanya, setelah lima tahun usaha kita akan mulai stabil. Dalam situasi itu, kita tinggal mengatur akselerasinya - kapan harus direm, atau kapan musti dipercepat. Ingat, hasil usaha haruslah wajar, selebihnya jika serakah akan menjadi 'gambling'. Ini yang sering kali menghancurkan kita. Ketujuh, sebagai pengusaha muda yang mandiri, tentu saja kita tak perlu takut dipecat. kita juga tak harus khawatir akan kehilangan jabatan,lalu melakukan politik di kantor, setiap kali menjelang RUPS. Kedelapan, sebagai pengusaha muda yang mandiri, kita akan selalu menjadi 'kepala' di perusahaan. Walau sekecil apa pun bisnis kita. Ini, tentu lebih nikmat ketimbang menjadi 'ekor' -- seberapa pun besarnya -- diperusahaan milik orang lain. Kesembilan, dengan memiliki sendiri sebuah usaha, kita tak akan pernah menjadi pensiunan. Kecuali, kalau memang kita ingin menyerahkan semua kepemilikan dan pengelolaan usaha yang kita rintis kepada orang lain. Kesepuluh, kita bisa menikmati kebebasan finansial. Meski tak mesti harus menjadi konglomet. Ingat, jangan ingin cepat kaya, karena pasti akan terjungkal. Dan memang, sebaiknya kita jangan mengelola usaha dengan terburu-buru. Pertahankan 'life style kita'. Hiduplah sederhana,dengan kebebasan finansial, pasti terasa lebih nyaman.

Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

fungsi tambahan wirausaha

  fungsi tambahan wirausaha, yaitu:
 
 
 
a.    mengenali lingkungan perusahaan dalam rangka mencari dan menciptakan peluang usaha
b.    mengendalikan lingkungan ke arah yang menguntungkan bagi perusahaan
c.    menjaga lingkingan usaha agar tidak merugiakan masyarakat mauoun merusak lingkungan akibat dari limbah usaha yang mungkin dihasilkannya
d.   meluangkan dan peduli atas CSR. Setiap pengusaha harus peduli dan turut serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar

prinsip kewirausahaan menurut dhidiek dan khafidhul

 Primsip-prinsip kewirausahaan menurut Dhidiek D. Machyudin, yaitu:
 
1.      Harus optimis
2.      Ambisius
3.      Dapat membaca peluang pasar
4.      Sabar
5.      Jangan putus asa
6.      Jangan takut gagal
7.      Kegagalan pertama dan kedua itu biasa, anggaplah kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda
 
prinsip kewirausahaan menurut Khafidhul Ulum.  tujuh prinsip tersebut diantaranya:
 
1.    Passion (semangat)
2.    Independent (mandiri)
3.    Marketing sensitivity (peka terhadap pasar)
4.    Creative and innovative (kreatif dan inovatif)
5.    Calculated risk taker (mengambil resiko dengan penuh perhitungan)
6.    Persistent (pantang menyerah)
     7.    High ethical standard (berdasar standar etika)

fungsi pokok kewirausahaan


   wirausahaan tentu saja memiliki fungsi berikut ini merupakanf ungsi pokok wirausaha yaitu
 
 
 
a.    membuat keputusan-keputusan penting dan mengambil resiko tentang tujuan dan sasaran perusahaan
b.    memutuskan tujuan dan sasaran perusahaan
c.    menetapkan bidang usaha dan pasar yang akan dilayani
d.   menghitung skala usaha yang diinginkannya
e.    menentukan modal yang diinginkan (modal sendiri atau modal dari luar)
f.     memilih dsan mernetapkan  kreteria pegawai/karyawan dan memotivasinya
g.    mengendalikan secara efektif dan efesien
h.    mencari dan menciptakan cara baru
i.      mencari terobosan baru dalam mendapatkan masukan atau input serta mengelolahnya menjadi barang atau jasa yang menarik
j.      memasarkan barang dan jasa tersebut untuk memuaskan pelanggan dan sekaligus dapat memperoleh dan mempertahankan keuntungan maksimal
 
fungsi fungsi tersebut adalah fungsi pokok dari wirausahaan atau yg utama


arti kewrirausahaan

pengertian kewirausahaan




 kewirausahaan berasal dari kata wira dan usaha, dan diberi imbuhan ke- -an. wira dapat diartikan sebagai ksatria, pahlawan, pejuang atau gagah berani sedangkan usaha adalah bekerja atau melakukan sesuatu jadi, pengertian kewirausahaan (entrepreneurship) adalah perilaku dinamis yang berani mengambil risiko serta kreatif dan berkembang sedangkan, pengertian wirausaha (entrepreneur) adalah seseorang yang tangguh melakukan sesuatu.

arti wirausaha menurut ahli


wirausaha memiliki banyak arti dan berikut adalah arti wirausaha yg dikemukakan oleh para ahli




1. peter f drucker
kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) .

2.arif .f hadipranata,
 wirausaha adalah sosok pengambil risiko yang diperlukan untuk mengatur dan mengelola bisnis serta menerima keuntungan financial ataupun non uang.

3. thomas w zimmerer
 kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.

4. kathleen
 wirausaha adalah orang yang mengatur, menjalankan, dan menanggung risiko bagi pekerjaan-pekerjaan yang dilakukannya dalam dunia usaha.

5. andrew j dubrin
seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).